Kalimantan Selatan Mitra Bhayangkara, My, Id – Seruan pemboikotan terhadap produk oleh-oleh khas Kalimantan Selatan, Bolu Gulung Hj. Enong, mendadak ramai dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. (25-10-2026) Aksi protes warganet ini mencuat sebagai bentuk kekecewaan publik pasca pernyataan politisi DPR RI asal Kalsel Baru-baru ini.
Muhammad Rofiqi yang juga diketahui merupakan putra dari pemilik brand tersebut menyebut kondisi di wilayah Kalimantan Selatan dalam keadaan kondusif. Pernyataan tersebut memicu gelombang kritik pedas karena dinilai kontradiktif dan sama sekali tidak mencerminkan krisis nyata yang sedang dihadapi masyarakat di lapangan.
Kemarahan publik kian memuncak lantaran klaim kondusif tersebut disampaikan di tengah penderitaan warga Banua yang harus menghadapi tumpukan persoalan, mulai dari krisis pemadaman listrik bergilir, sulitnya memperoleh akses air bersih, hingga pekatnya paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak kunjung usai selama berbulan-bulan.
Sikap Rofiqi dianggap sangat minim empati serta tidak sensitif terhadap penderitaan rakyat kecil yang terdampak langsung secara kesehatan maupun ekonomi, sehingga warganet meluapkan kekesalannya dengan menggemakan gerakan boikot terhadap bisnis kuliner keluarga tersebut (redaksi)




