SEMARANG | MitraBhayangkara.my.id — Kepulan asap tebal mendadak menyelimuti lantai dua tempat usaha Karaoke Pesona 4 di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu (10/10/2026). Dua ruangan karaoke dilaporkan terbakar, sementara kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp100 juta. Dugaan awal mengarah pada hubungan arus pendek listrik, tetapi penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis.
Peristiwa tersebut memicu respons cepat petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang. Personel dari Posko Ambarawa, dibantu Posko Bergas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus menangani asap pekat yang memenuhi area bangunan.
Berdasarkan laporan kegiatan pemadaman yang ditujukan kepada Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, lokasi kejadian berada di Lingkungan Bandungan RT 03/RW 07, Kelurahan Bandungan, Kecamatan Bandungan.
Objek yang terbakar merupakan tempat usaha Karaoke Pesona 4 milik Constatinus Guntoro, yang dalam laporan tercatat berdomisili di Lingkungan Bandungan RT 01/RW 01, Kelurahan Bandungan.
Asap Pertama Terlihat dari Room 2F
Rangkaian kejadian bermula ketika dua saksi, Hamam dan Rohim, melihat kepulan asap keluar dari ruang karaoke 2F di lantai dua sekitar pukul 10.45 WIB.
Menyadari adanya potensi kebakaran, keduanya meminta bantuan kepada karyawan, termasuk manajer yang disebut bernama Achmad Thoifur. Mereka kemudian berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kepulan asap justru semakin tebal sehingga penanganan secara mandiri menjadi sulit dilakukan.
Situasi itu mendorong salah seorang karyawan menghubungi Tri Loundo, yang disebut dalam laporan sebagai pihak yang membantu mengoordinasikan permintaan bantuan kepada petugas pemadam kebakaran.
Laporan kejadian diterima sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas berangkat pukul 11.02 WIB dan tiba di tempat kejadian kebakaran pada pukul 11.13 WIB.
Setibanya di lokasi, personel Damkar langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bagian bangunan lainnya.
Asap Pekat Jadi Kendala Pemadaman
Penanganan kebakaran tidak berlangsung tanpa hambatan. Asap pekat yang memenuhi lantai dua dan area di sekitar ruangan terbakar mengganggu upaya petugas menjangkau sumber api.
Untuk membantu mengeluarkan asap dari bangunan, petugas memecahkan sejumlah kaca guna membuat jalur ventilasi. Langkah tersebut dilakukan agar asap dapat keluar dan kondisi di dalam bangunan menjadi lebih memungkinkan untuk penanganan lanjutan.
Petugas juga memperoleh dukungan dari BPBD Kabupaten Semarang berupa perangkat suplai oksigen atau SCBA serta kipas blower untuk membantu mengatasi kondisi berasap tebal.
Sementara itu, personel Damkar Posko Bergas turut membantu penyediaan suplai air selama proses pemadaman.
Kolaborasi antarpersonel tersebut menjadi bagian penting dalam mengendalikan kebakaran, terutama ketika asap tebal menghambat akses menuju ruangan yang terdampak.
Api akhirnya dinyatakan padam sekitar pukul 13.04 WIB. Setelah itu, petugas menyelesaikan penanganan dan pendinginan sebelum kembali ke posko masing-masing.
Dua Ruangan Lantai Dua Terdampak
Dalam laporan petugas, bangunan tempat usaha tersebut dicatat memiliki ukuran sekitar 50 x 15 meter, sedangkan area yang terbakar berada di lantai dua dan mencakup dua ruangan karaoke dengan ukuran yang dilaporkan sekitar 14 x 5 meter.
Kerugian material sementara ditaksir mencapai kurang lebih Rp100 juta.
Meski demikian, angka tersebut masih merupakan estimasi dalam laporan awal. Nilai kerugian final perlu didukung pendataan terhadap kerusakan bangunan, peralatan elektronik, perlengkapan karaoke, serta barang-barang lain yang terdampak.
Kabar baiknya, laporan kejadian menyebutkan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka.
Penanganan melibatkan Regu B Posko Ambarawa, Regu B Posko Bergas, BPBD Kabupaten Semarang, serta karyawan Pesona Musik yang turut membantu proses penanganan di lokasi.
Dugaan Korsleting Perlu Dipastikan
Laporan awal menyebut hubungan arus pendek listrik sebagai dugaan penyebab kebakaran. Namun, penetapan penyebab pasti memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi instalasi listrik dan titik awal kebakaran.
Pemeriksaan teknis penting untuk memastikan apakah kejadian berkaitan dengan gangguan instalasi, peralatan listrik, atau faktor lain yang relevan. Tanpa hasil pemeriksaan tersebut, dugaan awal tidak seharusnya diperlakukan sebagai kesimpulan final.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya pemeliharaan instalasi listrik, pemeriksaan peralatan elektronik, ketersediaan APAR, serta kesiapan jalur evakuasi di tempat usaha yang memiliki banyak ruangan tertutup.
Asap pekat yang dilaporkan dalam kejadian ini juga memperlihatkan pentingnya sistem ventilasi dan prosedur tanggap darurat. Penanganan kebakaran di dalam bangunan dapat menghadapi risiko tambahan ketika jarak pandang menurun dan akses menuju sumber api terhambat.
Evaluasi terhadap kondisi tersebut diperlukan agar pengelola usaha dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan memperbaiki langkah pencegahan apabila ditemukan kekurangan.
Perlu Evaluasi Keselamatan Tempat Usaha
Kebakaran di Karaoke Pesona 4 Bandungan menyisakan sejumlah aspek yang layak menjadi perhatian, mulai dari penyebab teknis, besarnya kerugian, hingga kesiapan sarana keselamatan bangunan.
Namun, belum tersedia keterangan terverifikasi dalam bahan yang digunakan untuk memastikan kondisi instalasi listrik sebelum kejadian, hasil pemeriksaan penyebab kebakaran, maupun status pemenuhan seluruh persyaratan keselamatan bangunan oleh pengelola.
Karena itu, aspek-aspek tersebut perlu dikonfirmasi kepada instansi berwenang dan pihak pengelola sebelum ditarik menjadi kesimpulan jurnalistik.
MitraBhayangkara.my.id akan mengedepankan verifikasi fakta, akurasi informasi, dan keberimbangan dalam mengikuti perkembangan peristiwa ini.
Kesimpulan sementara: Kebakaran Karaoke Pesona 4 Bandungan pada Sabtu (10/10/2026) mengakibatkan dua ruangan di lantai dua terbakar, dengan kerugian material awal ditaksir sekitar Rp100 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan. Dugaan awal mengarah pada hubungan arus pendek listrik, sedangkan penyebab pasti masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pengelola Karaoke Pesona 4, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, BPBD Kabupaten Semarang, serta pihak berwenang lainnya untuk melengkapi informasi dan menyampaikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.
Pewarta: 75
Redaksi: MitraBhayangkara.my.id




