Police Art Polres Semarang: Edukasi Lalu Lintas Dikemas Jadi Hiburan

Police Art Sat Lantas Polres Semarang di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran, dalam rangka HUT Polantas Bhayangkara ke-71.

KABUPATEN SEMARANG | MitraBhayangkara.my.id
— Musik, pelayanan publik hingga edukasi keselamatan lalu lintas menyatu dalam Police Art yang digelar Sat Lantas Polres Semarang di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran, Sabtu (19/9/2026).

Di tengah suasana akhir pekan ketika masyarakat datang untuk berolahraga dan berkumpul bersama keluarga, personel Sat Lantas Polres Semarang memilih ruang publik sebagai panggung untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang puncaknya diperingati pada 22 September 2026.

Dari Panggung Musik ke Pesan Keselamatan

Salah satu daya tarik kegiatan adalah penampilan Zebrakustik, grup musik yang beranggotakan personel Sat Lantas Polres Semarang. Musik digunakan sebagai medium komunikasi untuk menyampaikan pesan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

“Kami ingin memberikan edukasi tertib berlalu lintas dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan bagi masyarakat.”

Pelayanan Publik Ikut Dibawa ke Ruang Terbuka

Selain hiburan dan edukasi, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dokkes Polres Semarang. Mobil SIM dan Samsat keliling juga hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Polisi Kecil dan Pendidikan Sejak Usia Dini

Anak-anak TK Kemala Bhayangkari 32 Ambarawa turut tampil melalui program Polisi Kecil. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

“Kesadaran berlalu lintas memang harus dibangun sejak dini.”

Dari Mural hingga Police Art

Sebelumnya, Polres Semarang juga menggandeng 10 seniman Komunitas Hanoman Art untuk membuat mural bertema keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di kawasan Benteng Fort Willem I Ambarawa.

Ujian Sesungguhnya Ada Setelah Panggung Dibongkar

Substansi edukasi lalu lintas pada akhirnya akan terlihat dari perilaku masyarakat setelah kegiatan berakhir. Keselamatan berkendara membutuhkan kepatuhan terhadap aturan, penggunaan perlengkapan keselamatan, pengendalian kecepatan serta penghormatan kepada pengguna jalan lainnya.

Sat Lantas Polres Semarang berharap pendekatan kreatif tersebut dapat memperkuat kesadaran masyarakat dan membantu menekan kecelakaan serta fatalitas lalu lintas.


Editor: MitraBhayangkara.my.id



Post a Comment

Selamat Datang

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1