Sidikalang, Dairi | MitraBhayangkara.my.id | Investigasi — Angka pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMAN 2 Sidikalang Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan. Pos pengembangan perpustakaan tercatat mencapai Rp812.513.119, sementara pembayaran kehormatan/honor mencapai Rp214.350.000.
Data yang diterima redaksi mencatat SMAN 2 Sidikalang menerima dana BOS dalam dua tahap dengan total Rp1.687.152.760 untuk 1.068 peserta didik penerima.
Rp812 Juta Pengembangan Perpustakaan
Tahap I mencatat pengembangan perpustakaan sebesar Rp365.447.000, sedangkan Tahap II sebesar Rp447.066.119. Jika dijumlahkan, nilainya mencapai Rp812.513.119.
Besarnya anggaran tersebut tidak otomatis membuktikan adanya mark-up. Yang perlu diuji adalah dokumen perencanaan, bukti transaksi, jumlah dan jenis buku, harga satuan, penerima barang serta keberadaan fisik buku di sekolah.
Pembayaran Kehormatan Rp214 Juta
Pos pembayaran kehormatan tercatat Rp102.000.000 pada Tahap I dan Rp112.350.000 pada Tahap II, dengan total Rp214.350.000.
Angka tersebut perlu diuji melalui daftar penerima, status kepegawaian, SK atau surat penugasan, periode pembayaran, besaran honor dan bukti transfer.
BPK Minta Dokumen BOSP
Dokumen Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara tertanggal 8 September 2026 meneruskan permintaan dokumen dari BPK RI Perwakilan Sumatera Utara terkait pemeriksaan pendahuluan atas efektivitas pengelolaan BOSP untuk layanan pendidikan Tahun 2025 dan Semester I 2026.
SMAN 2 Sidikalang tercantum dalam daftar sekolah pada Cabang Dinas Wilayah IV dengan NPSN 10203554.
Pewarta: Baslan Naibaho
Redaksi MitraBhayangkara.my.id membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Kepala SMAN 2 Sidikalang, Bendahara BOS, Komite Sekolah, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV maupun pihak terkait lainnya.




