Banjarbaru Kalimantan Selatan Mitra Bhayangkara, My, Id - Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga di Jalan Sidomulyo Raya RT 002 RW 009, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru atau tepatnya di samping Mako Rindam XXII/Tambun Bungai), pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
Menurut informasi dihimpun, rumah semi permanen berukuran 6x10 meter tersebut diketahui milik Joko Sukarno (72). Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh cucu pemilik rumah yang berteriak saat melihat kobaran api muncul dari dalam kamar tengah.
Saksi Nani Winarsih (62) bersama kerabatnya, Endang Sri Murayati (56), yang saat itu sedang berada di dapur, langsung bergegas memeriksa lokasi api.
Namun, kobaran api dengan cepat membesar hingga melalap plafon triplek dan dinding papan rumah, membuat penghuni rumah tidak sempat menyelamatkan barang berharga dan segera berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 11.10 WITA, personel piket fungsi Polsek Liang Anggang yang dipimpin Bawas Aiptu M. Suparto langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta membantu proses pemadaman bersama unsur relawan Damkar.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi membenarkan adanya insiden kebakaran di wilayah hukum Polsek Liang Anggang tersebut.
"Benar telah terjadi peristiwa kebakaran satu unit rumah tinggal di kawasan Landasan Ulin Timur. Anggota di lapangan langsung mendatangi TKP, mengamankan lokasi, mencatat keterangan saksi-saksi, serta memasang police line untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).
Ia menambahkan, berkat respons cepat petugas gabungan dari Polsek Liang Anggang, BPK Satpol PP Kota Banjarbaru, BPK Barokah, serta belasan unit pemadam kebakaran swadaya masyarakat (BPK/PMK) se-Banjarbaru dan sekitarnya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WITA.
Petugas kemudian melanjutkan proses pembasahan hingga pukul 12.10 WITA guna memastikan tidak ada tersisa titik api.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Barang-barang yang ikut terbakar di antaranya uang tunai sebesar Rp 12 juta, sejuta barang elektronik seperti 5 unit TV, 3 kulkas, komputer, laptop, serta peralatan rumah tangga lainnya," jelas Ipda Kardi.
Berdasarkan hasil olah TKP awal dan keterangan para saksi, sumber api diduga kuat berasal dari gangguan arus pendek listrik di area kamar tengah.
"Dugaan sementara api dipicu oleh korsleting listrik di dalam kamar. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Banjarbaru agar selalu waspada dan rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mengantisipasi kejadian serupa," tutupnya.
Saat ini situasi di lokasi kejadian dipastikan telah aman dan kondusif. (Humas/Mubarak)





