Semarang | MitraBhayangkara.my.id – Pergantian sejumlah pejabat utama dan Kapolsek di jajaran Polres Semarang pada Sabtu (5/9/2026) menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum evaluasi kinerja pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lapangan Apel Tri Brata Polres Semarang dan dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si. Upacara dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Semarang serta Ketua Bhayangkari Cabang Semarang bersama pengurus.
Di balik pergantian sejumlah posisi strategis tersebut, tantangan utamanya bukan sekadar perpindahan personel. Para pejabat baru dituntut mampu menjaga kesinambungan program, memperkuat koordinasi internal, serta memastikan kualitas pelayanan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap berjalan.
Wakapolres Semarang Berganti
Kompol Erwin Chan Siregar, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolres Semarang, mendapat penugasan baru sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Watpers Ro SDM Polda Jawa Tengah.
Posisi Wakapolres Semarang selanjutnya dipercayakan kepada Kompol Wahdah Maulidiawati, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolres Tegal Kota.
Pergantian ini menempatkan pejabat baru pada posisi strategis dalam membantu Kapolres mengendalikan pelaksanaan tugas, koordinasi antarbagian, serta memastikan kebijakan organisasi diterjemahkan secara efektif di tingkat operasional.
Kasat Binmas dan Kasat Intelkam Turut Berganti
Rotasi juga menyentuh sejumlah satuan strategis.
AKP Muhammad Hazaquan, S.Tr.K., S.I.K., sebelumnya Kasat Binmas Polres Semarang, mendapat jabatan baru sebagai Kasat Lantas Polres Wonosobo.
Jabatan Kasat Binmas Polres Semarang selanjutnya diemban AKP Maharrani Setyadevi Hartanto, S.Tr.K., S.I.K., yang sebelumnya bertugas sebagai Pama Polda Jawa Tengah.
Sementara itu, AKP Roy Demo Pradipta, S.Tr.K., S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kasat Intelkam Polres Semarang, mendapat tugas baru sebagai Kasat Intelkam Polres Kendal.
Posisi Kasat Intelkam Polres Semarang selanjutnya dijabat Iptu Michael Akmal Kayom Metemko, S.Tr.K., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Semarang Timur Polrestabes Semarang.
Pergantian pada satuan intelijen menjadi salah satu bagian penting dalam dinamika organisasi karena fungsi deteksi dini dan pemetaan potensi gangguan kamtibmas membutuhkan kesinambungan informasi, koordinasi serta kemampuan membaca perkembangan situasi di wilayah hukum Polres Semarang.
Kasat Samapta dan Kapolsek Ikut Disegarkan
Pergantian juga terjadi pada posisi Kasat Samapta. AKP Supeno, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasiwas, mendapat penugasan baru sebagai Kasat Samapta Polres Salatiga.
Di tingkat kewilayahan, rotasi terjadi pada sejumlah Kapolsek.
AKP Ririh Widiastuti, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Ambarawa, mendapat amanah sebagai Kapolsek Pabelan.
Jabatan Kapolsek Ambarawa selanjutnya dipercayakan kepada AKP Wiwid Wijayanti, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bawen.
Sedangkan posisi Kapolsek Bawen selanjutnya diemban AKP Harjono, S.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Tingkir Polres Salatiga.
Rangkaian rotasi tersebut menunjukkan adanya penyegaran pada struktur kepemimpinan, baik di tingkat satuan fungsi maupun kewilayahan.
Kapolres: Bukan Sekadar Pergantian Personel
Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian rutin dari dinamika organisasi.
“Pergantian jabatan merupakan hal yang rutin dan dinamika dalam organisasi. Setiap pergantian tentunya mempunyai arti dan kesan tersendiri, baik bagi pejabat yang meninggalkan jabatan maupun bagi pejabat yang menerima amanah baru,” ungkapnya.
Kapolres menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas di Polres Semarang.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama bertugas dapat menjadi bekal bagi para pejabat tersebut untuk melaksanakan tanggung jawab di tempat penugasan yang baru.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Semarang. Berbagai pengalaman selama bertugas di sini tentunya dapat menjadi bekal yang berharga untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab di tempat yang baru,” ujar AKBP Heru.
Pejabat Baru Dituntut Lanjutkan Program
Kepada pejabat baru, Kapolres meminta agar program yang telah berjalan baik tidak berhenti akibat pergantian kepemimpinan.
Ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan organisasi maupun dinamika masyarakat.
“Selamat datang dan selamat bergabung di Polres Semarang. Lanjutkan tugas-tugas yang selama ini telah dilaksanakan dengan baik oleh pejabat sebelumnya. Sesuaikan pelaksanaan tugas dengan dinamika organisasi dan dinamika masyarakat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi titik penting dalam proses sertijab. Sebab, keberhasilan rotasi jabatan pada akhirnya tidak hanya diukur dari kelancaran seremoni, tetapi dari kemampuan pejabat baru mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.
Fokus Akhir: Pelayanan dan Kamtibmas
Kapolres menegaskan bahwa sertijab bukan sekadar pergantian personel. Rotasi merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi untuk meningkatkan kinerja institusi.
Dengan perubahan tersebut, para pejabat baru diharapkan segera beradaptasi, membangun sinergi dengan seluruh personel dan melanjutkan program yang telah berjalan.
Bagi masyarakat Kabupaten Semarang, ukuran keberhasilan dari penyegaran organisasi tersebut pada akhirnya akan terlihat dalam pelayanan kepolisian sehari-hari: kecepatan merespons laporan, pemeliharaan kamtibmas, penanganan persoalan masyarakat, serta kemampuan jajaran kepolisian menghadapi perubahan dinamika keamanan di wilayah.
Sertijab pun menjadi awal bagi para pejabat baru untuk membuktikan bahwa rotasi organisasi benar-benar menghasilkan peningkatan kinerja dan pelayanan publik, bukan sekadar pergantian nama dalam struktur jabatan.
(75)




