SINGKAWANG Kalimantan Barat // Mitrabhayangkara.my.id – Sebuah peristiwa memilukan terjadi pada Senin pagi, 3 Agustus 2026, sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan BLKI Kopisan RT 012/RW 003 Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. Seorang warga bernama Cung Su Liat alias Aliat (55 tahun) meninggal dunia diduga akibat ditembak menggunakan senapan angin.(04/08/2026)
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa pertama kali diketahui warga sekitar yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian. Laporan segera diterima petugas piket Samapta dan fungsi terkait Polres Singkawang yang langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan pemeriksaan awal.
Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Vincentsius namun tim medis memastikan nyawanya tidak tertolong. Pihak keluarga kemudian melihat adanya kejanggalan berupa luka tembus di bagian dada kiri hingga ke bawah ketiak sisi tubuh korban, yang diduga kuat berasal dari peluru senjata. Atas dasar hal tersebut, jenazah korban dipindahkan ke Rumah Sakit Abdul Aziz untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum guna mengungkap penyebab pasti kematiannya.
Identitas korban tercatat bernama Cung Su Liat alias Aliat, laki-laki berusia 55 tahun, beragama Buddha, bekerja sebagai pegawai swasta, dan beralamat di Jalan BLKI Kopisan RT 012/RW 003 Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan.
Sementara itu, pihak kepolisian telah memeriksa dua orang saksi awal di lokasi kejadian, yaitu Husin (33 tahun) warga Tanjung Batu Harapan RT 002/RW 001 Kelurahan Sedau, serta Toha (50 tahun) warga Jalan BLKI Gg. Sampang RT 002/RW 001 Kelurahan Sedau. Kedua saksi bekerja di sektor swasta dan beragama Islam.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus digencarkan pihak kepolisian guna mengungkap motif kejadian, identitas pelaku, serta kepemilikan senapan angin yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut. Pihak berwajib meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
Pewarta : Budiman
