2 Kilogram Sabu Disita Oknum Polisi Aktif Diduga Terlibat Jaringan Narkotika


 BENGKAYANG, KALBAR,Mitra Bhayangkara.my.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat kembali mengungkap kasus peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang. Dalam operasi penindakan yang digelar pada Jumat (8/5/2026), petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 2 kilogram.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan seorang tersangka berinisial DN yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas wilayah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, DN diketahui merupakan anggota aktif kepolisian yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Seluas, Kabupaten Bengkayang. Dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum dalam kasus narkotika ini pun memicu perhatian publik dan sorotan dari berbagai kalangan.

Pengamat hukum Kalimantan Barat, Herman Hofi Munawar, menilai kasus tersebut menjadi ujian serius bagi komitmen institusi kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika tanpa tebang pilih.

“Jika benar ada keterlibatan oknum anggota aktif, maka penanganannya harus dilakukan secara terbuka dan profesional. Publik berhak mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan dan bagaimana langkah pembenahan internal dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Jangan sampai muncul kesan ada fakta yang ditutupi. Transparansi menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas institusi penegak hukum,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Kalbar belum menyampaikan secara rinci terkait peran tersangka dalam jaringan peredaran narkotika tersebut maupun perkembangan proses pemeriksaan internal terhadap yang bersangkutan.

Kasus ini masih dalam pengembangan penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.

Reporter: Tim Redaks

Post a Comment

Selamat Datang

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1