Pontianak,Kalbar,MitraBhayangkara.my.id – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat pleno yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal keluarga besar organisasi. Kegiatan tersebut berlangsung di lantai 12 Hotel Harris Pontianak, Rabu malam (8/4).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalbar, Abriansyah, S.H., M.H., yang sekaligus membuka dan menutup jalannya sidang pleno.
Dalam arahannya, Abriansyah menegaskan bahwa agenda utama rapat pleno tahun ini difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap struktur kepengurusan, sekaligus persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dijadwalkan pada Juni 2026.
“Evaluasi kepengurusan ini merupakan langkah organisasi untuk memastikan efektivitas kerja. Dalam setiap struktur tentu ada yang aktif dan tidak aktif. Karena itu, pleno menyepakati dilakukan reshuffle secara menyeluruh. MPW juga telah melakukan klarifikasi kepada MPN terkait dugaan penyalahgunaan tanda tangan oleh oknum tertentu,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah-langkah tegas akan diambil setelah seluruh proses klarifikasi dan aduan diselesaikan, guna memastikan kepengurusan ke depan lebih solid, profesional, dan berintegritas.
**Firdaus Mundur dari Jabatan Wakil Ketua I**
Dalam forum tersebut, M. Firdaus yang menjabat sebagai Wakil Ketua I MPW PP Kalbar secara resmi menyampaikan pengunduran dirinya kepada Ketua MPW.
Firdaus menjelaskan, keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi di tingkat Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kota Pontianak yang dinilai membutuhkan pembinaan lebih intensif.
“Saya telah mengajukan pengunduran diri dan mendapat persetujuan Ketua MPW. Selanjutnya, saya akan bersilaturahmi dengan seluruh Ketua PAC se-Kota Pontianak untuk memohon dukungan dalam rencana pencalonan sebagai Ketua MPC Kota Pontianak,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk loyalitas terhadap organisasi dan komitmen menjalankan garis komando.
“Dalam Pemuda Pancasila, kita dituntut untuk taat dan patuh terhadap pimpinan, dari tingkat bawah hingga pusat. Ini penting untuk menjaga soliditas organisasi di Kalimantan Barat,” tambahnya.
**Tindak Lanjut Arahan MPN**
Firdaus juga menyampaikan bahwa langkah konsolidasi yang dilakukan MPW Kalbar merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, yang sebelumnya meminta seluruh wilayah memperkuat internal organisasi sebelum melaksanakan agenda strategis lainnya.
“Hari ini MPW Kalbar menunjukkan bahwa instruksi Ketua Umum telah dijalankan. Konsolidasi berjalan efektif, pengurus hadir, dan organisasi siap melangkah lebih maju,” tegasnya.
**Prioritas Penertiban KTA**
Menutup pernyataannya, Firdaus menegaskan bahwa apabila dirinya dipercaya memimpin MPC Kota Pontianak, program prioritas yang akan dijalankan adalah penertiban serta percepatan penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA).
“Target kami, dalam waktu tiga bulan seluruh KTA kader MPC Kota Pontianak sudah tuntas. Sementara program lainnya akan dirumuskan bersama para Ketua PAC,” pungkasnya.
(Budi Gautama)

