Bengkayang, Kalbar –[Mitrabhayangkara.my.id]– Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Bengkayang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas 2026 guna memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat selama momentum Lebaran.
Rakor yang berlangsung pada Senin (9/3/2026) pukul 08.30 WIB di Aula Tunggal Panaluan Polres Bengkayang tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bengkayang, TNI, instansi pemerintah daerah, serta sejumlah stakeholder terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal, Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto, S.I.P., Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Debit, S.H., perwakilan Dandim 1209/BKY, perwakilan Lanud Harry Hadisoemantri, perwakilan Pengadilan Negeri Bengkayang, serta para pejabat utama Polres Bengkayang.
Dalam sambutannya, Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto menyampaikan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
“Melalui rakor ini kita menyamakan persepsi dan langkah seluruh stakeholder agar pengamanan Idul Fitri dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026, Polres Bengkayang akan melibatkan 56 personel yang disiagakan untuk mendukung pengamanan di wilayah hukum Polres Bengkayang.
Untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat, Polres Bengkayang juga akan mendirikan tiga Pos Pengamanan (Pospam) yang berada di titik-titik strategis, yakni Pos Pengamanan Bengkayang, Pos Pengamanan Simpang Pantai Samudera Indah, serta Pos Pengamanan Terminal Sungai Duri. Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pengawasan sekaligus pelayanan bagi masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal menyampaikan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan agenda penting untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan daerah selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Ia juga menekankan perlunya penebalan pengamanan pada titik-titik keramaian, khususnya di wilayah Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan yang memiliki kawasan wisata pantai serta mayoritas masyarakat beragama muslim.
Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Debit, S.H. turut menyoroti tingginya mobilitas masyarakat saat perayaan Idul Fitri sehingga diperlukan langkah antisipasi di daerah rawan kecelakaan lalu lintas serta penguatan pengamanan di kawasan objek wisata.
Dalam paparan yang disampaikan Kabag Ops Polres Bengkayang Kompol Rismanto Ginting, S.H., M.Sos., dijelaskan sejumlah potensi kerawanan selama periode menjelang hingga pasca Idul Fitri, mulai dari stabilitas harga bahan pokok, meningkatnya mobilitas masyarakat untuk mudik dan rekreasi, potensi kemacetan serta kecelakaan lalu lintas, hingga kemungkinan meningkatnya kejahatan konvensional seperti pencurian, curanmor, penipuan, serta penyalahgunaan narkotika dan minuman keras.
Selain itu, potensi bencana alam seperti banjir, angin kencang, maupun tanah longsor juga menjadi perhatian yang perlu diantisipasi guna meminimalisir gangguan terhadap aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.
Dalam sesi diskusi, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkayang menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung pengamanan melalui penempatan personel pada pos pengamanan serta pelaksanaan ramp check terhadap kendaraan angkutan umum, khususnya bus yang beroperasi di wilayah Bengkayang.
Sekitar pukul 09.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan Zoom Meeting Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama Polda Kalimantan Barat.
Dalam arahannya, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga berdampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari meningkatnya mobilitas arus mudik hingga dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polda Kalbar bersama TNI, kementerian/lembaga terkait serta mitra kamtibmas akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya akan dilibatkan sekitar 2.274 personel gabungan, terdiri dari 730 personel Polri dan 1.544 personel dari instansi terkait.
Selain itu, Polda Kalimantan Barat juga akan mendirikan 38 Pos Pengamanan, 15 Pos Pelayanan, dan 6 Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Barat, khususnya di pusat-pusat aktivitas masyarakat seperti rumah ibadah, terminal, pelabuhan, bandara, objek wisata, dan pusat perbelanjaan.
Melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini, diharapkan negara dapat hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung dengan aman, nyaman, tertib dan lancar.
Rakor ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Bengkayang.
Pewarta: Budiman





