Kayong Utara,Kalbar,MitraBhayangkara.my.id - Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, Polres Kayong Utara memperketat pengawasan di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Kayong Utara. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan stok BBM aman dan distribusi berjalan lancar tanpa ada penyimpangan.
Kapolres Kayong Utara, AKBP Adi Prabowo, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis demi memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Dalam keterangannya, AKBP Adi Prabowo menyampaikan tiga upaya utama yang sedang dijalankan oleh Polres Kayong Utara.
1. Menghimbau kepada seluruh pengusaha SPBU utk memastikan ketersediaan stok BBM terpenuhi selama libur lebaran.

2. Personel Polres akan ditempatkan di setiap SPBU untuk membantu pengaturan dan peneriban antrian serta mengawasi tidak ada penyelewengan.
3. Menghimbau masyarakat untuk tidak "Panic Buying" karena terpengaruh isu kelangkaan BBM.
"Kami telah instruksikan personel untuk siaga di lapangan. Tujuannya jelas, stok harus tersedia, antrean tertib, dan tidak boleh ada oknum yang mencoba menyelewengkan distribusi BBM di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat," tegas AKBP Adi Prabowo.
Kegiatan pengecekan ini tidak hanya menyasar jumlah stok, tetapi juga keakuratan alat ukur pada dispenser SPBU. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerugian konsumen serta memastikan kualitas BBM yang dijual sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Polres Kayong Utara juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui layanan pengaduan jika menemukan adanya praktik kecurangan atau gangguan keamanan di sekitar area SPBU selama masa mudik Lebaran 2026.
(San)
