Bengkayang Kalbar – [Mitrabhayangkara.my.id]–Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Rumah Tahanan Polres Bengkayang pada Selasa (10/3/26). Di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang penuh berkah, Polres Bengkayang Polda Kalbar menggelar kegiatan buka puasa bersama para tahanan sebagai wujud kepedulian dan pendekatan humanis kepada mereka yang tengah menjalani proses hukum.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., serta diikuti oleh Wakapolres Bengkayang, Pejabat Utama (PJU) Polres Bengkayang. Sebanyak 10 orang tahanan turut mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan di Rumah Tahanan Polres Bengkayang.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bengkayang menyapa langsung para tahanan dengan penuh perhatian. Ia menanyakan kondisi kesehatan mereka dan memastikan bahwa seluruhnya dalam keadaan baik.
“Sehat semuanya?” tanya Kapolres, yang dijawab serentak oleh para tahanan dengan penuh semangat, “Sehat, Pak.”
Kapolres Bengkayang menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus kepedulian Polri kepada para tahanan, terlebih di bulan Ramadan yang identik dengan kebersamaan dan saling berbagi.
Ia mengungkapkan bahwa ide kegiatan tersebut berawal dari niat sederhana untuk menghadirkan kebersamaan bagi para tahanan yang sementara waktu tidak dapat berbuka puasa bersama keluarga di rumah.
“Saya berpikir mungkin rekan-rekan tahanan juga ingin merasakan buka puasa bersama. Walaupun saat ini belum bisa berkumpul dengan keluarga di rumah, tapi rekan-rekan tidak sendirian di sini. Kami di sini adalah keluarga kedua bagi rekan-rekan,” ungkapnya.
Dengan penuh kehangatan, Kapolres juga menceritakan momen ketika dirinya bertanya kepada para tahanan mengenai menu buka puasa yang mereka inginkan.
“Awalnya mereka bilang gorengan saja, saya bilang masa cuma gorengan. Ada yang bilang ingin ikan rendang, ya kita siapkan. Saya ingin membuktikan bahwa sedalam apa pun seseorang jatuh, masih ada sesama manusia yang peduli dan memperhatikan,” ujarnya.
Lebih jauh, Kapolres Bengkayang memberikan pesan moral kepada para tahanan agar menjadikan masa menjalani proses hukum ini sebagai momentum refleksi dan introspeksi diri.
Menurutnya, setiap manusia tidak luput dari kesalahan, namun yang terpenting adalah bagaimana seseorang dapat bertanggung jawab atas perbuatannya dan memperbaiki diri ke depan.
“Rekan-rekan boleh saja pernah berbuat salah, tetapi tetap harus bertanggung jawab. Jadikan masa ini sebagai pembelajaran. Ketika nanti keluar dari sini, saya berharap rekan-rekan memiliki tekad kuat untuk tidak kembali lagi ke tempat ini,” pesannya.
Kapolres juga mengingatkan bahwa kesempatan untuk berbuat baik tidak memiliki batasan tempat.
“Di mana pun kita berada, termasuk di sini, kita tetap bisa berbuat baik. Saling membantu, saling memperhatikan sesama rekan. Jadikan ini sebagai refleksi diri agar ketika kembali ke masyarakat nanti bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Kapolres Bengkayang mengajak seluruh yang hadir untuk menikmati hidangan berbuka puasa bersama dengan penuh rasa syukur dan berharap keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh semua pihak.
Sementara itu, para tahanan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Bengkayang beserta jajaran atas perhatian dan kepedulian yang diberikan melalui kegiatan buka puasa bersama tersebut.
Kegiatan sederhana namun sarat makna ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis Polri terus dihadirkan, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam memanusiakan manusia serta menumbuhkan harapan bagi mereka yang sedang menjalani proses untuk memperbaiki diri.
Pewarta:Budiman




