Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Mitra Bhayangkara. My. Id
Sabtu (3/1/2026) —Di tengah kepungan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Sungai Tabuk, peran aparat TNI menjadi salah satu penopang utama kelancaran penanganan darurat. Salah satunya ditunjukkan oleh Serka Supakat, anggota Babinsa Koramil 1006-06/Sei Tabuk, yang aktif memimpin pengamanan, pengaturan, dan pendampingan warga di Posko dan Dapur Umum Desa Sei Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial P3AP2KB mendirikan tenda posko dan dapur umum sebagai respons cepat terhadap banjir yang merendam permukiman ribuan warga. Posko ini menjadi pusat distribusi makanan, logistik, serta layanan dasar bagi warga terdampak.
Sejumlah pejabat turut meninjau langsung operasional dapur umum tersebut, di antaranya Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel Muhammad Farhanie, Kabid Penanganan Bencana Dinsos Kalsel H. Achmadi, S.Sos, Kepala BBPPKS Kalsel Yadi Muchtar, A.KS., MPS.Sp, serta Plt Camat Sungai Tabuk Ahmad Rabani, A.KS., M.Si.
Di tengah padatnya aktivitas, Serka Supakat terlihat aktif membantu relawan, mengatur antrean, serta memastikan distribusi bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran. Ia juga secara langsung memberikan imbauan kepada para pengungsi agar tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan kesehatan selama berada di lokasi pengungsian.
“Untuk warga yang mengungsi kami harapkan tetap sabar dan semangat. Jaga kebersihan dan kesehatan dengan membuang sampah pada tempatnya, serta tidak merokok di dalam ruangan pengungsian,” tegas Serka Supakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya solidaritas dan disiplin dalam menerima bantuan, mengingat banyak kelompok rentan seperti balita dan lansia yang turut mengungsi.
“Mengingat ada balita dan lansia yang juga mengungsi, apabila mendapatkan bantuan—baik sedikit maupun banyak—harus tetap tertib dan tidak rebutan agar pembagian tepat sasaran. Misalnya, pampers dan selimut diprioritaskan untuk balita dan lansia,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr. Hj. Erny Wahdini, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa upaya tanggap darurat banjir telah dilakukan sejak akhir Desember 2025.
“Kegiatan penanganan siaga banjir ini sudah kami laksanakan sejak 29 Desember 2025. Kami bersama tim posko BPBD dan para camat di wilayah terdampak membentuk dapur umum bekerja sama dengan Dinsos Provinsi Kalsel, dibantu Sat Brimobda Kalsel, TNI, dan PMI. Selain itu juga ada dapur umum swadaya dari masyarakat desa,” jelas Erny.
Ia menambahkan bahwa dukungan logistik kini difokuskan pada wilayah terdampak terberat.
“Kami sedang men-support logistik untuk tiga kecamatan dan sejumlah desa. BPBD Kalsel juga turut mendukung operasional dapur umum,” katanya.
Berdasarkan data sementara, banjir di Kecamatan Sungai Tabuk telah berdampak pada 2.959 warga, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring mulai terdampaknya Desa Sei Lulut dan Pematang Panjang. Total terdapat 21 desa dengan sekitar 7.218 jiwa di Kecamatan Sungai Tabuk yang berada dalam status waspada.
Erny pun mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan.
“Jika kondisi sudah membahayakan, kami mohon warga segera mengungsi ke titik pengungsian yang telah disiapkan dan berkoordinasi dengan aparat setempat. Kami juga akan menyalurkan sembako ke wilayah yang diprioritaskan,” tegasnya.
Kabar baik datang dari pemerintah pusat. Menteri Sosial RI Drs. K.H. Saifullah Yusuf, S.IP (Gus Ipul) dijadwalkan berkunjung pada Minggu (4/1/2026) untuk meninjau lokasi dan menyalurkan bantuan, didampingi Bupati Banjar H. Saidi Mansyur.
Plt Camat Sungai Tabuk Ahmad Rabani menyambut positif rencana tersebut.
“Dengan kedatangan Menteri Sosial besok ke Kecamatan Sungai Tabuk, mudah-mudahan ini menjadi angin segar bagi warga kami yang terdampak. Beliau juga akan berdialog dengan warga dan meninjau dapur umum,” ujarnya.
Di tengah situasi darurat ini, kehadiran dan ketegasan Serka Supakat bersama aparat TNI lainnya menjadi penopang penting bagi stabilitas, keamanan, dan ketertiban di pengungsian, sekaligus memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar sampai kepada warga yang paling membutuhkan. (Mubarak)

