Kegiatan nonton bersama tersebut dilaksanakan di lingkungan RTP Polres Samosir dengan pengawasan ketat petugas jaga. Meski bersifat hiburan, aspek keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama. Film yang diputar dipilih secara selektif, mengandung unsur edukatif dan motivatif, guna membantu menekan tingkat stres para tahanan selama menjalani masa penahanan.
AIPDA Saut H. Siahaan menjelaskan bahwa keterbatasan ruang gerak serta rutinitas yang monoton kerap menimbulkan tekanan mental bagi para tahanan. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut berpotensi memicu gangguan emosional hingga perilaku negatif di dalam rumah tahanan.
“Kegiatan nonton bareng ini kami rancang sebagai sarana hiburan positif sekaligus pembinaan mental. Tujuannya agar para tahanan tidak terus berada dalam tekanan psikologis dan suasana RTP tetap kondusif,” ujar AIPDA Saut.
Ia menegaskan, pembinaan tahanan merupakan bagian penting dari tugas Sat Tahti, tidak hanya sebatas pengamanan fisik. Pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan diyakini mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, serta mendorong sikap kooperatif dari para tahanan selama proses hukum berjalan.
Langkah tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, khususnya Pasal 2 dan Pasal 3, yang menegaskan bahwa sistem pemasyarakatan diselenggarakan berdasarkan asas pengayoman, persamaan perlakuan, serta penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia. Selain itu, Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perawatan Tahanan di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia juga mengatur bahwa tahanan berhak mendapatkan perawatan jasmani dan rohani selama berada dalam tahanan.
Pengamat kepolisian dan hukum pidana, Dr. Andi Pratama, S.H., M.H., menilai kegiatan semacam ini merupakan implementasi nyata prinsip restorative approach dalam sistem penegakan hukum modern.
“Pembinaan psikologis tahanan adalah bagian dari pemenuhan hak asasi manusia. Selama tidak melanggar aturan keamanan, kegiatan edukatif dan rekreatif justru membantu mencegah konflik dan kekerasan di rumah tahanan,” jelasnya.
![]() |
| Foto kedekatan Ps. Kasat Tahti dengan para tahanan di RTP Polres Samosir |
Para tahanan sendiri menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengaku merasa lebih rileks dan terbantu dalam mengurangi kejenuhan, sehingga kondisi mental menjadi lebih stabil selama menjalani masa penahanan.
Melalui kegiatan ini, Polres Samosir menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berkeadilan, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
(75)

