Polres Semarang Gelar Rekonstruksi Kasus Pencabulan Anak, 33 Adegan Diperagakan


MitraBhayangkara.my.id - Semarang - Polres Semarang menggelar rekonstruksi kasus pencabulan terhadap anak yang terjadi pada akhir Agustus 2024 silam. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat (6/12/2024) di Mapolres Semarang untuk melengkapi berkas yang dibutuhkan oleh Kejaksaan.

 

Rekonstruksi dihadiri oleh Jaksa yang menangani peristiwa tersebut, korban didampingi keluarga, penasehat hukum pelaku, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kab. Semarang, serta Psikolog anak dari RS. Ken Saras Kab. Semarang.

 


Kasat Reskrim AKP M. Aditya Perdana STK, SIK., melalui Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Iptu Sigit Krisnadi SH. MH., menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah prosedur kelengkapan berkas yang diminta oleh pihak Kejaksaan.

 



"Hari ini Sat Reskrim dalam hal ini Unit PPA, sedang menggelar Reka ulang/Rekonstruksi kejadian pada akhir Agustus 2024 silam. Dimana kejadian pencabulan dilakukan di 3 tempat yang berbeda, di wilayah Kec. Pringapus Kab. Semarang," ungkapnya.

 

Kejadian yang dialami korban anak perempuan SGC (13 tahun), yang tinggal bersama bibinya di Kec. Harjosari Bawen ini, dilakukan oleh 5 pelaku, yaitu:

 

- HW (21 tahun)

- EP (30 tahun)

- IDA (24 tahun)

- SH (31 tahun) - semua warga Kec. Pringapus.

- MW (33 tahun) - warga Kab. Magelang namun berdomisili di Kec. Pringapus.

 

Kelima pelaku tersebut bekerja serabutan, seperti yang telah di narasikan Polres Semarang dalam Rilis dihadapan awak media pada 4 September 2024 silam.

 

Sebanyak 33 adegan diperagakan oleh para pelaku, sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan yang disusun oleh penyidik unit PPA Polres Semarang. Dan dari ke 33 adegan tersebut, diselaraskan dengan pengakuan dari korban dengan didampingi oleh pihak keluarga.

 

Pewarta: Umam

Post a Comment

Selamat Datang

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1
Post ADS 1