Medan, Sumatera Utara MitraBhayangkara.my.idMaraknya peredaran narkoba di Sumatera Utara Khususnya di Kabupaten Labuhan Batu membuat masyarakat di daerah itu khawatir akan masa depan anak cucu mereka, pemicu memuncaknya amarah masyarakat karena kinerja aparat penegak hukum dinilai "mandul dan impoten". Jumat 03/07/2026
Baru baru ini aksi tunggal seorang ibu paruh baya, menggerebek barak narkoba di dua lokasi berbeda di pemukiman penduduk di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara menggemparkan banyak pihak dan membuat Polres Labuhanbatu ketar ketir.
Dalam video yang beredar, keberanian ibu-ibu tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat luas. Yang bikin heboh, wanita itu dengan lantang menyebut nama Uki. Uki diduga gembong narkoba.
Penggerebekan ibu-ibu tersebut harus menjadi perhatian BNN Sumatera Utara, BNNK Labuhanbatu dan Satuan Reserse dan Narkoba Polres Labuhanbatu. Namun sayang, hingga saat ini terduga bandar narkoba bernama Uki masih ongkang kaki sembari memantau pergerakan.
Akibatnya, Polres Labuhanbatu terus jadi sorotan, lantaran sering terjadi penggerebekan barak narkoba bukan dilakukan aparat penegak hukum melainkan emak-emak sendirian tanpa digaji negara. Meskipun demikian Satresnarkoba Polres Labuhanbatu tampaknya masih menarik ulur untuk melumpuhkan terduga bandar narkoba bernama Uki.
Pada momen HUT Bhayangkara ke 80 tahun ini, sebuah video ibu rumah tangga (IRT) di Lorong 6, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara juga mendadak viral. Video tersebut kembali menggemparkan publik.
IRT tersebut mengaku sudah puluhan tahun hidup dalam keresahan akibat peredaran narkoba yang masif di lingkungan tempat tinggalnya. Ia pun tidak mampu menahan amarah dan rasa kecewanya kepada petugas.
Ia meluapkan semua isi hatinya dan melontarkan kritik keras terhadap kinerja polisi di Polres Labuhanbatu, karena ia berhak hidup aman dan bebas dari ancaman narkoba yang merusak generasi masa depan.
”Apanya kerja polisi ini tak bisa membasmi kejahatan. Begitulah pemerintahan ini tak bisa memberantas sabu dan judi online tak bisa mengendalikan, apa tugas polisi di Aek Kanopan ini,” pekiknya dalam video, Rabu (1/7/2026).
Selain itu, masyarakat Dusun Montong, Desa Silumajang, Kabupaten Labuhanbatu juga mengaku resah setelah beredar video yang memperlihatkan seorang pemuda dengan santai menyalahgunakan sabu di area kebun sawit.
Masyarakat pun berharap Polres Labuhanbatu, BNNK Labuhanbantu dan BNN Sumatera Utara segera menindaklanjuti informasi dalam video, apalagi wajah-wajah pelaku narkoba sudah jelas terecam kamera.
Mengikuti fenomena yang berkembang, secara diam-diam, Sekretaris Komisi A DPRD Sumatera Utara, Henry Dumanter Tampubolon ternyata juga melihat gejolak-gejolak yang terjadi ditengah masyarakat. Ia mendorong aparat penegak hukum segera bertindak.
Politisi kawakan PDI Perjuangan ini justru mendukung tindakan emak-emak yang menggrebek barak narkoba sendirian di wilayahnya. Bahkan dengan tegas wakil rakyat itu mengapresiasi ibu-ibu yang telah viral di publik. Dia pun mendorong masyarakat lain untuk melakukan hal yang sama jika mengetahui ada peredaran narkoba di lingkungannya.
"Saya apresiasi ibu tersebut dan selanjutnya mendorong seluruh warga negara dan masyarakat melakukan hal yang sama bila mengetahui ada peredaran narkoba di wilayahnya," tegas Sekretaris Komisi A DPRD Sumut, Henry Dumanter Tampubolon, dimintai tanggapan, Kamis (2/7/2026).
Selain mendorong masyarakat, Henry Dumanter Tampubolon meminta kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya untuk berlomba lomba dalam pemberantasan narkoba di Sumatera Utara, terkhusus di Kabupaten Labuhanbatu.
Henry Dumanter Tampubolon juga meminta Kepala BNN Sumatera Utara, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, dan Kepala BNNK Labuhanbatu, Muhammad Hendro untuk berlomba lomba dalam pemberantaan narkoba.
"Saya minta Kapolda Sumut, Kapolres Labuhanbatu maupun BNN Provinsi Sumut dan BNNK Labuhanbatu berlomba lomba dalam pemberantaan narkoba. Seperti kita ketahui bersama di Labuhanbatu ini marak dengan peredaran narkoba sampai ada lagu yang viral dan menyindir peredaran narkoba di Labuhanbatu," pungkas Henry mantan anggota DPRD Deliserdang dua periode itu.
Tanpa ragu sedikitpun, Henry Dumanter Tampubolon menegaskan dan meminta kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kepala BNN Provinsi Sumut, kedepan bila peredaran narkoba tidak dapat ditekan di Kabupaten Labuhanbatu dan wilayah kerja lain agar mengevaluasi Kapolres Labuhanbatu dan Kepala BNNK Labuhanbatu.
"Saya minta kepada pak Kapolda Sumut dan Kepala BNN Sumut untuk kedepannya agar mengevaluasi kinerja Kapolres dan Kepala BNNK, sangat berkaitan dengan kemampuan menurunkan peredaran narkoba disana," tutupnya.
Sebelumnya, lokasi pertama yang digerebek emak-emak berada di Lingkungan II, Kampung Baru, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.
Lokasi kedua, kawasan Kampung Toba, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara yang disebut dekat Polsek setempat. Setelah digrebek, terduga bandar narkoba Uki hingga kini belum ditangkap dan kebal hukum, bahkan tidak diketahui rimba nya dimana. Polisi tidak kunjung meringkusnya.
Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Resnarkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto kepada wartawan mengaku terkait pengejaran dan keberadaan terduha bandar bernama Uki masih terus dikejar.
Lewat pesan WhatsApp, AKP Hardiyanto mengatakan, hasil penelusuran yang dilakukan keberadaan Uki terdeteksi berada di Kota Medan. Kata Kasat, pengejaran terhadap Uki akan dilanjutkan setelah HUT Bhayangkara ke 80 selesai digelar.
Lebih menohok lagi, dalam penyampaiannya berujar bahwa handphone (HP) milik Uki sedang tidak aktif. "Masih mati nomor HP (Uki) nya di Medan, habis HUT Bhayangkara kami kejar lagi bang," kata AKP Hardiyanto, Minggu (28/6/2026) pekan lalu.
Menindak lanjuti janji AKP Hardiyanto akan dilanjutkan mengejar Uki usai HUT Bhayangkara, awak media mengonfirmasi kembali, Kamis (2/7/2026) siang, namun tidak ditdijawab dan pesan WhatsApp belum dijawab.
(tim, Junianto Marbun).
