Bengkayang Kalimantan Barat – Mitrabhayangkara.my.id - Kasus pembunuhan mengerikan yang menimpa seorang pria lanjut usia berinisial CA( 66 ) yang ditemukan tewas dengan samurai masih tertancap di dadanya di didepan pintu masjid AT-Taqwa Dusun Sungai Soga, RT 01 RW 14 Desa Karimunting , Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang
Berawal informasi warga,sekira Pukul 05.05 Wib anggota Polsek Sungai Raya Kepulauan mendapat informasi dari warga Desa Karimunting bahwa terjadi kasus pembunuhan.
Setelah mendapat informasi anggota Polsek dengan cepat ke TKP untuk melakukan olah TKP dan memasang Polisline.(02/06/2026)
Korban ditemukan terkapar tak bernyawa di depan masjid AT-Taqwa dengan pemandangan yang sangat mengerikan. Sebuah senjata tajam panjang jenis samurai atau katana tertancap kokoh di dada korban, diduga menjadi penyebab langsung kematian. Kejadian ini sontak menggetarkan seluruh warga Desa yang merasa ngeri atas kejahatan sekejam itu, apalagi korbannya adalah seorang lansia yang benama Chairil Anwar beralamat : Jl. Raya Sungai Soga Dsn. Sungai Soga RT. 003 RW. 11 Desa . Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang.
Sedangkan pelaku berinisial Imam Arif Billah
Kelahiran Tembang Kacang, 16 Desember 1994
Jenis Kelamin : Laki-laki,beralamat
Dusun Sungai Soga RT. 001 RW. 14 Desa Karimunting Kecamatan. Sungai Raya Kepulauan Kabupaten. Bengkayang.
Disaat kejadian tidak ada satupun yang benar benar melihat kejadian itu,namun sebelum kejadian salah seorang jamaah masjid AT-Taqwa
Berinisial (P) mengatakan bahwa,sekitar pukul 04.00 Wib saksi datang ke Masjid, namum setiba di Masjid, lampu masjid padam, kemudian Saksi menghidupkan lampu dan pada saat mau menghidupkan lampu Saksi melihat ada Pelaku (Sdr.Imam Arif Billah) berada didalam Masjid
Saudara Saksi melihat pelaku (I) membawa samurai kemudian Pelaku (I) memaksa saksi untuk segera melakukan adzan subuh. Karena belum masuk waktu adzan, saksi bilang belum waktu adzan, namun tetap dipaksa oleh Pelaku (I), sehingga saksi Adzan dan dilanjutkan sholat sunnah bersama pelaku.
Setelah sholat sunnah, pelaku (I) mengusir Saksi untuk mengosongkan masjid sehingga pada saat kejadian tidak ada yang melihat dan setelah kejadian, korban (CA) dilihat sudah berada didepan pintu masjid At-Taqwa dalam kondisi dadanya tertancap Samurai.
Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke Puskesmas Sungai Raya Kepulauan untuk dilakukan pemeriksaan sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Kasus pembunuhan di tempat ibadah ini meninggalkan trauma mendalam bagi warga. Masyarakat berharap kepada aparat penegak hukum menindak tegas Pelaku sesuai hukum yang berlaku Di negara Ini.
Saat ini, tersangka dan barang bukti Samurai dibawa kemapolsek Sungai Raya Kepulauan dan akan dilanjutkan kemapolres Bengkayang untuk menjalani rangkaian pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.
(Budiman)
