Semarang, MitraBhayangkara.my.id – Sebuah mobil yang membawa rombongan pemudik mengalami mogok di tengah jalur Tol KM 454A wilayah Kabupaten Semarang pada Sabtu (14/3/2026). Peristiwa ini sempat menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan lain, terutama karena kendaraan berhenti di tengah jalur saat kondisi hujan.
Mobil tersebut diketahui merupakan Suzuki APV bernomor polisi B 1821 ZMB yang ditumpangi pemudik asal Jakarta dengan tujuan Pacitan, Jawa Timur. Kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian kampas kopling sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, STK., SIK., CPHR, yang saat itu tengah melakukan pemantauan arus lalu lintas di jalur tol, langsung turun tangan membantu penanganan di lokasi.
“Pada saat kejadian, kendaraan berhenti tepat di antara lajur lambat dan lajur cepat. Kondisi ini sangat berisiko karena kendaraan lain melaju dengan kecepatan tinggi. Ditambah lagi cuaca sedang hujan, sehingga potensi kecelakaan cukup besar,” ungkapnya.
Bersama personel di lapangan, AKP Lingga segera membantu mendorong dan mengevakuasi kendaraan tersebut ke bahu jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas serta mencegah terjadinya kecelakaan.
Setelah kendaraan berhasil dipindahkan ke tempat yang lebih aman, pihak kepolisian kemudian menghubungi layanan derek tol untuk melakukan evakuasi lebih lanjut.
“Setelah kendaraan menepi, kami langsung menghubungi layanan derek tol, dan alhamdulillah kendaraan dapat dievakuasi menuju pintu tol terdekat,” jelas AKP Lingga.
Ia juga mengimbau kepada para pengendara, khususnya pemudik jarak jauh, agar selalu melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum berangkat, mulai dari mesin, rem, hingga sistem kopling. Selain itu, pengemudi juga diminta lebih berhati-hati saat berkendara di tengah kondisi cuaca hujan.
“Kami mengingatkan para pemudik untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.
(75)

.jpeg)
.jpeg)