Kapolres Bengkayang Hadiri Rapat Pembahasan Antrean BBM, Tekankan Sinergi Penanganan




Bengkayang, Kalbar - Mitrabhayangkara.my.id–Kapolres Bengkayang Polda Kalbar AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., menghadiri rapat penting yang digelar di Ruang Rapat Bupati Bengkayang pada Kamis (19/1/2026) sore. Rapat tersebut membahas langkah strategis dalam mengatasi persoalan antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang belakangan memicu keresahan di tengah masyarakat Kabupaten Bengkayang.


Dalam forum yang dihadiri unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan itu, Kapolres menyoroti bahwa kondisi antrean BBM yang terjadi saat ini sudah tidak wajar dan perlu segera ditangani secara komprehensif. Menurutnya, fenomena tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor, termasuk potensi panic buying di masyarakat serta kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan situasi.


“Situasi antrean BBM yang terjadi saat ini tentu ada penyebabnya dan harus kita cari solusinya bersama. Kami mengusulkan agar jam operasional SPBU dapat diperpanjang sementara waktu, guna mengurai kepadatan antrean,” ujar Kapolres.




Selain itu, Kapolres juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari pihak SPBU, stok dan distribusi BBM di wilayah Bengkayang sejatinya dalam kondisi aman dan lancar. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat untuk mencegah kepanikan yang berlebihan.


Lebih lanjut, Kapolres menyarankan agar pemerintah daerah segera mengeluarkan press release resmi terkait kondisi stok BBM, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar di media sosial.


Tak hanya itu, dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan di lapangan, Kapolres juga mengusulkan pembentukan posko pengamanan di setiap SPBU. Posko tersebut nantinya akan diisi oleh personel TNI-Polri serta instansi terkait guna mengawasi jalannya distribusi BBM sekaligus mencegah potensi pelanggaran seperti penimbunan maupun penyalahgunaan.




Sinergitas antar instansi sangat diperlukan dalam situasi ini. Kami siap mendukung penuh langkah-langkah pengamanan dan penegakan hukum demi menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.


Rapat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya pembentukan posko pengamanan di SPBU, rencana koordinasi dengan pihak Pertamina terkait regulasi distribusi BBM hingga tingkat desa, serta pelaksanaan rapat lanjutan guna merumuskan langkah teknis yang lebih konkret.


Dengan adanya langkah cepat dan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan situasi antrean BBM di Kabupaten Bengkayang dapat segera terurai, sehingga masyarakat kembali merasa aman dan nyaman dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.


Pewarta: Budiman 

Post a Comment

Selamat Datang

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1