Diduga Lalai Bakar Sampah, Gudang Rosok di Bergas Ludes Terbakar


Semarang, MitraBhayangkara.my.id – Sebuah gudang rosok di Desa Randugunting, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, ludes dilalap si jago merah pada Jumat malam, 30 Januari 2026. Peristiwa kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 22.15 WIB dan menghanguskan seluruh bangunan gudang beserta isinya.

Gudang rosok itu diketahui milik Ariyadi (44), yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah rosok yang dilakukan pemilik gudang pada sore hari.

Kapolsek Bergas, AKP Harjono, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, pemilik gudang membakar sisa barang rosok yang sudah tidak digunakan di area samping gudang.

“Sekitar pukul 21.30 WIB, pemilik gudang meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah dengan asumsi api telah padam. Namun ternyata masih terdapat bara api yang tersisa,” ujar AKP Harjono.

Sekitar pukul 22.15 WIB, seorang warga bernama Yusuf Prasetyo (20), yang baru pulang dari tempat kerja, mendengar suara letusan dari arah gudang dan mencium bau gosong. Merasa curiga, saksi kemudian mendekat ke lokasi dan mendapati api sudah membesar serta membakar gudang rosok tersebut.


Melihat kejadian itu, saksi bersama warga sekitar segera menghubungi pemilik gudang, Polsek Bergas, serta petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang untuk meminta bantuan pemadaman.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh kelalaian pemilik gudang saat melakukan pembakaran sampah rosok. Sisa api yang tidak dipastikan benar-benar padam kembali menyala dan merambat ke bangunan gudang,” tambah Kapolsek.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman guna mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Beruntung, kebakaran berhasil dikendalikan meski gudang rosok tidak dapat diselamatkan.

Atas kejadian tersebut, Polres Semarang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijak dalam melakukan aktivitas pembakaran sampah. Warga diminta memastikan api benar-benar padam serta tidak melakukan pembakaran di dekat bangunan atau material yang mudah terbakar, guna menghindari potensi kebakaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun pemilik gudang mengalami kerugian materiil akibat bangunan dan isi gudang yang terbakar,” pungkas AKP Harjono.


(75)

Post a Comment

Selamat Datang

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1