Kinerja Polda Kalsel 2025 Positif, Laka Lantas Turun dan Narkoba Digencarkan

BANJARBARU, MitraBhayangkara.my.id – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 sebagai wujud transparansi dan pertanggungjawaban publik atas kinerja kepolisian sepanjang tahun. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolda Kalsel dan dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan.


Kapolda didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Golkar Pangaroso serta Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Adam Erwindi, S.I.K., M.H. Dalam paparannya, Kapolda menyebut sepanjang 2025 kinerja Polda Kalsel menunjukkan tren positif, khususnya pada sektor keselamatan lalu lintas dan pemberantasan narkotika.

“Tahun 2025 menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi penegakan hukum, serta sinergi Polri dan masyarakat mampu menekan angka kejahatan dan kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan,” ujar Irjen Pol. Rosyanto.


Berdasarkan data periode 1 Januari hingga 22 Desember 2025, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 837 kasus, turun 9 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 924 kasus.


Penurunan signifikan juga terjadi pada korban meninggal dunia, yakni dari 378 orang pada 2024 menjadi 257 orang di 2025 atau turun sebesar 32 persen. Korban luka ringan menurun 5 persen dari 944 menjadi 897 orang.


Namun demikian, korban luka berat justru mengalami kenaikan 4 persen, dari 128 orang pada 2024 menjadi 133 orang di tahun 2025.

“Penurunan korban meninggal dunia merupakan capaian penting. Namun peningkatan korban luka berat menjadi perhatian serius kami untuk terus memperkuat edukasi dan pengawasan keselamatan berlalu lintas,” tegas Kapolda.

 

Dalam penegakan hukum lalu lintas, Polda Kalsel mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif. Sepanjang 2025, tercatat 39.479 teguran pelanggaran, menurun 41 persen dibandingkan 67.027 teguran pada 2024.

Sementara penindakan tilang juga turun 3 persen, dari 23.680 kasus pada 2024 menjadi 23.009 kasus di 2025.

“Penurunan ini mencerminkan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” jelas Irjen Pol. Rosyanto.

 

Di bidang pemberantasan narkotika, Polda Kalsel dan jajaran berhasil mengungkap 1.554 kasus dengan 1.842 tersangka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.235 perkara telah dinyatakan lengkap atau P21.


Barang bukti yang berhasil diamankan sepanjang 2025 di antaranya narkotika jenis sabu seberat 379.625,13 gram.

 

Menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026, Kapolda Kalsel mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan euforia berlebihan, termasuk menyalakan kembang api, sesuai arahan Kapolri.

“Kami mengajak masyarakat merayakan Tahun Baru secara sederhana, tertib, dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.


Kapolda juga mengajak masyarakat untuk berempati terhadap korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.

“Kita masih berduka atas bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Mari kita doakan bersama agar saudara-saudara kita segera pulih,” tuturnya.


Selain itu, Kapolda mengingatkan para pengelola tempat hiburan dan destinasi wisata di Kalimantan Selatan agar meningkatkan kewaspadaan selama libur akhir tahun.

“Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama, baik di lokasi wisata maupun di jalan raya,” pungkasnya.


(Mubarak)



Post a Comment

Selamat Datang

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1