Kasi Humas Polres Simalungun: Media Sosial Bukan Tempat Adu Emosi, Bijaklah Sebelum Bagi Informasi



SIMALUNGUN,SUMUT,MitraBhayangkara.my.id  Di tengah maraknya penyebaran informasi yang begitu cepat melalui media sosial, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. Hal ini disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada hari Senin (30/3/2026) sekitar pukul 22.10 WIB.

AKP Verry Purba dengan tegas mengingatkan bahwa media sosial bukanlah tempat untuk meluapkan emosi dan bukan pula ruang untuk menyebarkan provokasi. “Media sosial bukan tempat adu emosi, dan bukan pula ruang untuk menyebar provokasi,” ujar AKP Verry Purba kepada awak media.

Perwira dengan balok tiga di pundaknya itu menjelaskan bahwa derasnya arus informasi saat ini menuntut setiap individu untuk memiliki kecerdasan digital. Menurutnya, tidak semua informasi yang diterima masyarakat dapat langsung dipercaya kebenarannya. “Di tengah derasnya informasi, yuk bijak dalam memilah informasi,” ungkapnya dengan nada mengajak.

Lebih lanjut, Kasi Humas Polres Simalungun mengungkapkan bahwa Polri terus berkomitmen untuk mendampingi masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif. AKP Verry Purba menekankan bahwa media sosial sejatinya diciptakan untuk menghubungkan, bukan memisahkan.

“Mari jadikan ruang digital sebagai sarana untuk menjaga harmoni, bukan memecah persatuan,” tegas AKP Verry Purba saat memberikan keterangan persnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya kerap menemukan kasus-kasus perselisihan di masyarakat yang berawal dari kesalahpahaman di media sosial. “Banyak laporan yang kami terima bermula dari unggahan yang provokatif atau komentar yang tidak terkontrol. Ini yang harus kita hindari bersama,” ucapnya.

AKP Verry Purba mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi filter informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain. Ia mengungkapkan bahwa satu unggahan yang tidak bertanggung jawab dapat memicu perpecahan di tingkat akar rumput. “Cek dulu kebenarannya, jangan langsung share. Ini langkah kecil tapi dampaknya luar biasa bagi persatuan kita,” ungkapnya.

Selain itu, Kasi Humas juga menyampaikan bahwa Polres Simalungun akan terus melakukan patroli siber untuk memantau konten-konten yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami tidak akan segan menindak tegas siapapun yang terbukti menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian di media sosial,” ujar AKP Verry Purba dengan tegas.

Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa pendekatan preventif tetap menjadi prioritas utama. “Kami lebih mengutamakan himbauan dan edukasi kepada masyarakat. Penegakan hukum adalah langkah terakhir,” imbuhnya.

AKP Verry Purba berharap agar masyarakat dapat lebih cerdas dalam menyikapi setiap informasi yang beredar. Ia mengungkapkan bahwa harmoni sosial adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat kepolisian. “Mari kita rawat persatuan ini. Jangan biarkan layar ponsel kita menjadi sumber perpecahan,” ungkapnya penuh haru.

Kasi Humas juga mengingatkan bahwa di era digital seperti sekarang, reputasi seseorang maupun kelompok bisa hancur hanya dalam hitungan menit akibat informasi yang tidak benar. “Bijaklah sebelum membagikan sesuatu. Pikirkan dampaknya terhadap orang lain dan masyarakat luas,” ucapnya.

Di akhir keterangannya, AKP Verry Purba kembali menegaskan komitmen Polres Simalungun dalam menjaga keamanan baik di dunia nyata maupun dunia maya. “Polri hadir untuk melindungi masyarakat dari segala bentuk ancaman, termasuk ancaman disinformasi dan provokasi di media sosial,” pungkasnya.

Himbauan ini pun diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh pengguna media sosial di wilayah Simalungun dan sekitarnya untuk senantiasa mengedepankan etika, akhlak mulia, serta semangat persatuan dalam setiap interaksi digital.(MB/FIS)

Post a Comment

Selamat Datang

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم
Post ADS 1